Tuesday, October 11, 2011

Kyoto - Jepang, Hari ke-3

Hari terakhir sebelum kembali ke Yokohama, masih banyak tempat menarik di Kyoto yang belum saya kunjungi. Imperial palace kyoto tidak sempat saya kunjungi, karena tutup pada hari minggu dan hari libur. Rata-rata lokasi jalan-jalan adalah kuil atau Jingu. Tetapi setiap kuil dan Jingu tersebut mempunyai keunikan sendiri, yang membedakannya dengan kuil atau Jingu lainnya. Di Jepang, jika disebutkan kuil/temple berarti itu kuil Buddha, tetapi jika disebut Jingu/Shrine berarti itu tempat suci kepercayaan Shinto. Tidak jauh dari Hostel tempat saya menginap, adalah lokasi Sanjusangen-do atau secara harfiah terjemahan dari, ruang dengan 33 spasi antar kolom tiang. Didirikan oleh Taira-no-Kiyomori, seorang politikus dan samurai yang sangat berkuasa, pada tahun 1164. Kuil asli habis terbakar, tapi kemudian dibangun ulang pada 1266. Keunikan dari kuil ini adalah didalamnya terdapat 1001 patung Buddha yang bertangan 40. Sebuah patung Buddha besar bersila di tengah-tengah dan 1000 patung lainnya yang berdiri. Selain itu terdapat juga patung-patung dewa Halilintar, dewa angin, dan lainnya yang menjaga sang Buddha. Dewa-dewa tersebut rata-rata diadopsi oleh agama Buddha dari Dewa-dewa Hindhu dari India. Sayang sekali, dilarang mengambil gambar dalam ruangan ini.

Gambar berikut saya unduh dari internet, untuk memberikan gambaran patung Buddha dalam kuil Sanjusangen-do


Bosan dengan kuil, saya putuskan untuk mengunjungi Kyoto Toei Movie Park. Sekitar 40 menit naik bus dari Stasiun Kyoto. Selain taman yang dibuka untuk umum, dikawasan ini juga terdapat lokasi pembuatan film yang sesungguhnya. Dalam Movie Park kita bisa melihat beberapa setting film jaman Edo. Disini kita bisa mendapat sedikit demo tentang beberapa teknik dalam pembuatan film Ninja atau Samurai. Juga terdapat pertunjukan Ninja Shinobii, melihat atraksi pertunjukan pertarungan para Ninja yang sambil bersalto-salto di atas panggung. Ninja tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung cilik.






Disini saya juga bernostalgia dengan masa kecil, karena disinilah beberapa film kartun Jepang favorit saya dibuat. Antara lain, Dragon Ball, Saint Seiya. Film Kamen Rider dan Black RX alias Ksatria Baja Hitam serta para anggota Google Five diproduksi di sini





Puas berkeliling, dengan gagah berani saya mencegat para samurai jalanan, bukan ngajakin duel, tapi minta berfoto. Pukul 2 siang harus mengejar kereta kembali ke Yokohama.


Catatan:
Kyoto idealnya seminggu karena sangat banyak tempat yang menarik. Silakan tentukan sendiri tempat-tempat yang akan dikunjungi dari peta Kyoto walks. Silakan unduh dari link berikut: http://www.jnto.go.jp/eng/location/rtg/pdf/pg-503.pdf

Peta jalur bus di Kyoto:
http://www.city.kyoto.lg.jp/kotsu/cmsfiles/contents/0000019/19770/bus_navi_en200801.pdf
Printnya yang warna, biar tidak pusing liat jalur-jalurnya. Bisa juga anda minta di Tourist Information di Stasiun Kyoto. Beli 1 day pass 500JPY, mau tersesat juga tidak khawatir mesti bayar bus lagi, yang sekali naik 220 JPY. Beli di mesin yang ada di terminal bus depan Kyoto Station atau coba tanya Hostel tempat tinggal anda, siapa tau mereka provide juga.

Selama di Kyoto saya nginap di K's House Backpacker Hostel, tidak begitu jauh dari Stasiun Kyoto. 2500 JPY untuk dorm. Gedungnya bagus serta kamar mandi dan toiletnya walaupun sharing, tapi banyak dan sangat bersih. http://kshouse.jp/kyoto-e/access/index.html


Wassalam,
タクビール

No comments: